Bagaimana Saya Mengembangkan Remote Worker Indonesia — Part 17: Penawaran Untuk Mendukung Implementasi Syirkah Emas Pertama di Dunia

Gambar dari sini.

LANGKAH CEPAT MENDUKUNG PEMODAL RWID DENGAN SISTEM SYIRKAH EMAS

Buka Syirkah Emas.id disini. Daftar, free.

Buka via handphone/web di https://syirkahemas.id. Signin dengan Google agar lebih mudah: tidak perlu mengetikkan email. Karena kalau via email, kamu jadi harus mengecek email untuk nomor pin.

Klik Remote Worker Indonesia. Klik dukung syirkah ini.

Status Onboarding, artinya RWID masih dalam status pengumpulan modal. Jika sudah berubah ke Flight, pengumpulan modal sudah distop.

Transfer Sesuai Nomimal Modalmu. Upload Bukti Transaksi

Belum via Payment gateway ya. Jadi saya akan cek secara manual dulu

Selesai

jika Sudah Approved, kamu akan melihat inisial emailmu di Daftar Pemodal

Sekali Lagi, Bagaimana Profit Dihitung

  1. Profit = Gross Sale — Biaya
    Profit = 100jt — 60jt
    Profit = 40jt
  2. Alokasi profit adalah 50% Founder dan 50% pemodal. Profit yang untuk founder digunakan juga untuk mengembangkan syirkah, jadi tidak sesederhana diambil untuk keperluan pribadi.
    Profit Founder : Profit Pemodal = 50% x Rp 40jt: 50% x Rp 40jt
    Profit Founder : Profit Pemodal = Rp 20jt : Rp 20jt
  3. Alokasi Profit Pemodal adalah 10% cash: 90% emas, maka
    10 % cash : 90% emas = 10% x Rp 20jt : 90% x 20jt
    10 % cash : 90% emas = Rp 2jt : Rp 18jt emas. 1jt = 1gram, maka:
    10 % cash : 90% emas = Rp 2jt : 18 gram emas
    Dengan kepemilikan modal 10%, maka bagianmu adalah Rp 200rb uang kas dan 1.8 gram emas. Uang bisa langsung diambil tiap akhir periode dan emas hanya bisa diambil setelah gramasi modal emas awal tercapai 500gram. Catatan penting: akhir periode pada ROUND PERTAMA ini ditetapkan setelah tercapai sale Rp 100jt, bukan sekedar di akhir bulan. Boleh jadi dalam 1 bulan tercapai lebih dari 1x periode, atau boleh jadi baru 2 bulan tercapai 1 periode.
  4. Founder tidak memiliki kepentingan menahan emas milik Pemodal. Itu hanya diperlukan untuk memastikan pemodal bukanlah spekulan yang sekedar ingin profit 2 bulan, terus cabut modalnya. Artinya, Founder tidak akan benar-benar menahan emas di brankas sampai tercapai 500gram, baru dikirim semuanya ke Pemodal. Kami akan coba kirimkan emas-emas ini jika sudah tercapai minimal 0.5gram untuk masing-masing pemodal. Artinya, kami boleh jadi akan mengirimkan emas-emas ini setelah tercapai 100gram=100juta. Karena itu dengan kepemilikan minimal 5% (dari 500juta yang artinya menanamkan modal Rp 25juta), pemodal sudah bisa mendapatkan emas sebesar 0.5gram. CATATAN PENTING: Pengiriman emas ini tidak akan mengurangi bagi hasil tiap bulannya.

Bagaimana Emas Dikirimkan

  1. Kami kirimkan secara fisik dengan menggunakan jasa kurir. Untuk itu kita putuskan bersama-sama keamanannya dan juga biaya kirimnya. Tentunya biaya kirim ini akan menambah cost operasi.
  2. Pemodal cukup datang ke gerai antam/pegadaian mana saja untuk membeli emas, kami akan membayarkan dari sini. Harga emas mengikuti harga saat beli.
  3. Saat ini sudah banyak ada layanan jual beli emas diluar antam/pegadaian dengan emas tersertifikasi antam. Pemodal bisa memilih membeli di layanan tersebut. Tidak perlu kuatir: asalkan emasnya masih dalam segel dan QR Code bisa discan via aplikasi CertiEye, maka emas tersebut terjamin keasliannya dan bisa dijual dimana saja.
Tampak indah .. tumpukan emas :) Cek disini.

Bagaimana Performa Return dari Remote Worker Indonesia selama ini?

Plan Kami tetaplah mempublish hal ini secara terbuka. Kami sedang pertimbangkan penerapan blockchain disini: sehingga jika ini dijadikan standard di Marketplace Syirkah Emas nantinya, maka benar-benar akan ada .. ketertelanjangan informasi yang ga ada tedeng aling-aling lagi. Terapkan ini di kehidupan bernegara disemua aspek yang menyangkut uang rakyat, maka koruptor akan mengkeret! 😡

Silahkan ke sini untuk melihat realtime chart dari Grafik Profit Loss kami.

Kekuatan sale kami masih belum tereksplorasi maksimal. Saat ini kami hanya mengeluarkan biaya iklan Rp. 1.5jt/bulan. Kami sesungguhnya sangat berharap bisa menembus sale 1Milyard/bulan: tentu diantaranya dengan menaikkan biaya iklan kami at least Rp 10jt/bulan. Ada yang mau bantu? Silahkan bergabung menjadi affiliator RWID! 🙏

Untuk cost saat ini kami tetapkan fix di angka Rp 60jt/bulan, yang jika secara real costnya lebih dari itu -dan memang lebih, maka kami ambil dari Profit Founder. Jika fitur pencatatan cost di aplikasi sudah rampung, kami akan bertahap catat cost secara real time. Dapat dicek bahwa untuk cost ini memang kami paling kerepotan: dua bulan awal kami belum mencatat cost. “Why?” Karena saat itu masih saya sendiri yang kerjakan semua aspek RWID. Sehingga, mencatat cost ini amat-sangat-memusingkan. Insya Allah mulai bulan depan sudah ada akuntan khusus yang mencatat hal ini. Alhamdulillah.
Kondensasi/penumpukan profit terlihat hampir 80% ada setelah 100jt yang pertama, kurang lebih 7 bulan yang lalu. Ini menandakan bahwa RWID baru saja menemukan titik pemahaman untuk bagaimana meningkatkan sale di kisaran 100jt/bulan. Next step adalah meningkatkan sale sampai 200jt, 300jt, .. 1M /bulan. DENGAN CATATAN: peningkatan sale ini harus dibarengi dengan peningkatan layanan. Yaitu, jangan sampai RWID hanya mampu meningkatkan sale namun member yang baru join tidak mendapatkan kecepatan layanan yang semestinya.

Bagaimana Resiko Saya Sebagai Pemodal dalam Mendukung Remote Worker Indonesia?

Legal Standing

Alhamdulillah dengan kemudahan mendirikan Persereoan Perseorangan ini. Dibantu istri mengurus administrasi pendaftaran, dan dibantu Mas Akuntan untuk pembayaran, saya jadi sekedar merampungkan biaya sebesar Rp 60ribu. That’s it!

Artinya, tidak akan ada yang memveto apapun yang ingin saya lakukan terhadap PT. PDIP ini. Karena memang kepemilikannya milik saya sendiri.

Kuncinya Adalah Koperasi

Bung Hatta, Bapak Koperasi Indonesia

Disini, saya yakin antara kamu dan saya mungkin akan langsung kontra: saya akan keukeuh mengatakan PT bersama adalah kapitalis sejati. Bagaimanapun kamu mengatakannya, PT bersama adalah kumpulan modal: yang memiliki modal majority akan bisa menekan minority dalam mengambil keputusan. Sedangkan Koperasi adalah kumpulan orang. Itu adalah fakta yang jelas.

Diambil dari buku Keteladangan Bung Hatta

Kunci Selanjutnya adalah Crowd Funding

Rada surprise: saya kira at least iGrow masuk disini. Tapi mungkin karena iGrow terbatas ke produk pertanian, jadi tidak masuk disini. CMIIW

Pemodal tidak memiliki hak mengatur/voting pada kebijakan perusahaan. Kewajiban perusahaan adalah sekedar memberikan bagi hasil sesuai yang disepakati dan jika kewajiban selesai, maka selesai juga kerjasama antara pemodal dan perusahaan.

Kata-kata Bezita di scene ini, “Meski kau sudah memiliki jiwa dan ragaku, tapi kau tidak akan pernah memiliki harga diriku!”. Haha, passs dengan yang saya rasakan saat itu

Kunci Terakhir: Musyawarah Mufakat

Jika ada perbedaan pendapat, keputusan terakhir berada di tangan Founder Syirkah: tidak ada voting untuk mengambil keputusan jika ada perbedaan pendapat. Saya lebih cocok ini disebut dengan Musyawarah Mufakat, ketimbang Musyawarah dan Mufakat untuk Voting. Kalau seperti itu, apa gunanya pemimpin?

  1. Demokrasi Liberal a.k.a Voting: suara rakyat, suara Tuhan. Suara terbanyak menang. Kedengarannya bagus kan? Lha tapi gimana kalau suara terbanyak itu muncul karena manipulasi media? Yang memilih berarti ga well informed kan? Kasus BREXIT itu jadi contoh kelemahan vulgar sistem demokrasi. Tapi meski ngawur pun, setidak-tidaknya itu keputusan mayoritas kan? Hanya saja, apa iya itu benar? Kalau ada 1000 orang mau bunuh diri, dan 1 orang nolak.. lha apa iya yg bener 1000 orang ini
  2. Musyawarah Mufakat: semua rembug untuk merumuskan satu keputusan yang diterima. Ini sering deadlock. Dan kalau sudah deadlock, maka akhirnya .. voting. Jatuhnya demokrasi … liberal. Ini yang ngebuat saat pengambilan keputusan semua jadi instan aja, “Udah deh, voting”. Artikel ini dari Kompasiana dan ini dari OJK bisa jadi bahan pemikiran. Musyawarah mufakat akan time consuming, namun jika berhasil itu akan sangat indah.

Saat mengambil keputusan dalam Musyawarah, Founder bershalawat terlebih dahulu dan kemudian melanjutkan pengambilan keputusan baik yang berasal dari ilhamnya sendiri atau dari semua usulan yang sudah disampaikan di dalam Musyawarah dari para pemodal. Jika keputusan yang diambil berasal dari pemodal, maka pemodal yang dipilih usulannya TIDAK BOLEH SENANG. Harus banyak-banyak istighfar, karena boleh jadi pada usulannya ada keburukan. Dan jika usulan yang diambil bukan milik salah seorang pemodal maka BANYAK-BANYAK BERSYUKUR. Hamdalah sekuat-kuatnya! Karena boleh jadi usulan pemodal lain yang lebih memberi manfaat. Apapun itu, di akhir pengambilan keputusan semua pemodal wajib menerima dengan keringanan hati dan mendoakan agar keputusan yang diambil Founder berada dalam ridho Allah Subhanahu wa ta’ala

--

--

Founder of RemoteWorker.id, RemoteKid.id and inventor of Gold-Based Syirkah Methodology at gbsmethod.id

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store