Bagaimana Saya Mengembangkan Remote Worker Indonesia — Part 4: Mempersiapkan Pembangunan Startup berbasis Emas

Coba saja hancurkan emas ini dengan godam misalnya, maka tiap pecahan atau serbuk pasirnya akan tetap punya nilai yang jika berhasil digabung kembali, nilainya akan tetap sama. Itu yang disebut dengan nilai intrinsik emas. By Jingming Pan on Unsplash

Apa Kata Mas Mentor Tentang Valuasi Remote Worker Indonesia

Kalau ga salah, pertanyaan ini saya ajukan ke Mas Mentor saat kami ketemuan untuk tatap muka di Jogja — baru bulan lalu aja, April 2022 — saya ajukan pertanyaan seperti ini,

Ada Apa Dengan Emas?

Saya sejatinya ndak paham dengan emas: kenapa dia berharga membuat saya kadang pusing mikirnya. Juga, meskipun istri setiap bulan ada aja nyisihin untuk nabung Emas Antam di pegadaian, saya ya… ga terlalu pingin tahu. Cuman, ya tahu aja, harga emas stabil dan bisa naik turun: jadi bisa aja untung pas narik di masa depan yang singkat.

Saudagar-saudagar Cina, kalau akan membantu sesamanya mengembangkan usaha baru, mereka ga memberikan pinjaman dalam bentuk uang dan kemudian meminta bunga. Namun mereka memberikan pinjaman dalam bentuk emas dan, “Silahkan pakai ini, nanti kembalikan sejumlah itu juga”

Catatan: kalian amat-sangat-boleh mencoba mencari klarifikasi dari statement beliau. Namun, bagi saya sudah cukup. Hal itu membuat saya terheran-heran tentang emas: “Kok bisa punya nilai seperti itu sih?”

Silahkan cek di https://quran.com/3/14?translations=33
Indah sekali kan? Itu perbatang 1Kg, kurang lebih Rp 1 Milyar. Jadi hitungan cepat (5 tumpukan: 1+2+4+6+8+1 = 22 batang), dari tumpukan sedikit itu saja, kamu sesungguhnya sedang melihat uang sejumlah Rp 22Milyard. Coba deh hitung itu berapa batang!
Tinggikan derajat beliau di Surga ya Allah…

AXIOMA: “Emas Akan Selalu Punya Nilai Berharga Karena Manusia Diciptakan Memiliki Pandangan Yang Menyenangi Emas”

Fix.

Checklist Awal Sebelum Mengembangkan Startup dengan Gold-Backed Startup Development Methodology

Checklist dibawah ini mungkin akan saya susunkan Course Udemy-nya di bawah Remote Worker Indonesia. Namun sementara, dalam bentuk step by step checklist aja ya: supaya saya punya panduan kedepannya dan juga mempersingkat Pancalogy artikel ini.

  1. Luruskan niatmu membangun Startup. Jangan cuman mikir melipat gandakan kekayaan-mu semata. Itu bukan hal yang terlarang sih, jelas. Namun, kalau sekedar itu saja niatmu… ya apa bedanya kamu dengan rampok? Cuman beda dicaranya aja kan? Kekayaan itu sekedar collateral advantage aja. So, niatkan startupmu itu untuk menyelesaikan satu permasalahan yang dihadapi umat manusia, dimana manusia yang kamu bantu tersebut akan dengan senang hati membayar sistem yang kamu kembangkan dan dari situ kamu akan mendapat profit setelah biaya produksi dikurang dari sale. Simpel mikirnya strategi yang ini.
    Catatan penting: tentu saja revenue stream dari startup itu beragam, tidak hanya cash first. Startup bisa memiliki target antara dulu dengan mengumpulkan user base/trafik, untuk kemudian di tahap berikutnya baru melakukan monetisasi terhadap trafik tersebut. Saat di fase mengumpulkan trafik itu boleh jadi kamu akan menghabiskan uang investasi, tanpa bisa menghasilkan profit. Itu bisa diterima, namun kamu harus pahamkan siapa saja yang akan investasi di startupmu semua resiko yang mungkin terjadi. Terimakasih untuk mas @bengkelslide untuk reminder ini.
  2. Tim terbaik adalah dirimu. Sebisa mungkin push dirimu untuk menguasai web hosting, web development, marketing dan graphic design. Setidak-tidaknya kuasai Instagram Marketing dan Canva.
  3. Test idemu ke pasar: jangan overthinking buat pitchdeck yang berisi valuasi idemu, revenue stream, dan lain segabainya. Ga usah juga belajar presentasi di depan investor. Ga penting. Itu boleh, tapi nanti. Kamu harus lihat dulu dengan mata kepalamu, bahwa, “Hei, ada nih yang bener mau ngebayar solusi yang aku buat. Sip!”. Kalau itu sudah terwujud, great! Push sampai seberapa kuat kamu bisa mengembangkan “Startupmu” ini. Sudah kewalahan dan butuh investasi external? Okay, great. Saatnya kita bicara mempersiapkan pengembangan startupmu dengan Gold-Backed Startup Development Methodology

--

--

Founder of RemoteWorker.id, RemoteKid.id and inventor of Gold-Based Syirkah Methodology at gbsmethod.id

Love podcasts or audiobooks? Learn on the go with our new app.

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store
Eko Suprapto Wibowo

Eko Suprapto Wibowo

Founder of RemoteWorker.id, RemoteKid.id and inventor of Gold-Based Syirkah Methodology at gbsmethod.id